Update
Firmware Via USB dengan Nokia Phoenix Service versi 2011
Oke check it out.
Untuk memaksimalkan kinerja handphone anda, sangat disarankan untuk
mengupdate software handphone anda (yang selanjutnya akan disebut
Firmware). Langkah – langkah untuk mengupdate Firmware cukup mudah dan gampang.
Software untuk mengupdatenya pun mudah dan gampang dicari. Diantaranya
ODEON JAF yang digunakan untuk mengupdate
khusus Firmware handphone Nokia (katanya siiihhh....). ada juga software asli
keluaran Nokia yaitu Nokia SoftwareUpdater(NSU). Tapi pada kesempatan kali ini, saya akan meberikan cara
mengupdate firmware menggunakan
Nokia Phoenix Service Versi 2011. OK, listen becarefully. Hahahaha.....
3. Ketiga. Buka NaviFirm**, lalu pilih Firmware sesuai dengan
handphone anda.( *#0000#, untuk mengetahui jenis firmware anda. Biasanya RM – bla
- bla).
4.
Pada kolom Release pilih versi
yang anda inginkan.
5.
Pada kolom Variants, pilih jenis firmware sesuai dengan kode area yang ada di
bawah baterai (misal 059L128 untuk Nokia C2-03. Jika belum tersedia tapi anda tetap ingin mengupdate, anda bisa
menggunakan kode area yang lain).
6.
Select all diatas kolom
file, lalu download from FiRe.
7.
Setelah di download, copy
semua file tadi ke adress C:\Program
Files\Nokia\Phoenix\Products\RM - ***.
8.
Langkah selanjutnya. Buka
Nokia Phonix hasil installan tadi lalu
pilih “File”
pilih “Open Products” pilih sesuai dengan Firmware handphone anda.
9.
Pastikan mode koneksi berada pada “NO CONNETION”.
10.
Setelah itu pilih tool “Flashing” dan
Pilih “Firmware Update” lalu untuk Product
Code, klik kotak yang disebelahnya.
Akan muncul kotak dialog baru, pilih Firmware yang sesuai.
11.
Klik “Dead Phone Using Flashing” lalu klik “Refurbish”
maka proses flashing akan berlangsung. Ikuti petunjuk yang muncul.
Akan muncul pemberitahuan :
a.
Lepaskan USB
b.
Lepaskan baterai
c.
Masukkan baterai pasang
kembali USB
d.
Tekan tombol power tapi
jangan sampai hidup
e.
Klik OK
12.
Tunggu
sampai proses complete. Setelah complete handphone akan me-restart.
Pada proses nomor 11 dan 12, harap perhatikan listrik/daya pada komputer/laptop anda.
Apabila pada saat proses flashing komputer/laptop anda mati, maka kemungkinan hp anda
tidak bisa digunakan lagi. Pada saat proses Flashing, pada layar
handphone akan munsul tulisan “test mode” atau berlayar putih. Ini normal dan pastikan USB
anda jangan sampai terlepas.
Note :
** :memerlukan koneksi internet yang lumayan cepat.
RM - *** : ganti
sesuai dengan angka yang ditunjukkan di handphone anda.